Debu Batu Bara Ancam Kesehatan warga di Pesisir Cirebon

Baru-baru ini warga yang berada di pesirir Kota cirebon dibuat resah dengan dampak negatif pencemaran lingkungan akibat aktivitas bongkar muat kapal tongkang yang mengangkut batubara di Pelabuhan Kota Cirebon. Debu akibat aktivitas bongkar muat tersebut beterbangan dan mengganggu aktivitas warga hingga puluhan kilometer.

Bongkar muat kapal tongkang yang mengangkut batubara di Pelabuhan Kota Cirebon telah berlangsung dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 2005-2015.

Debu-debu hasil pengangkatan batubara juga sangat berbahaya bagi kesehatan, yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA), dan dalam jangka panjang jika udara tersebut terus dihirup akan menyebabkan kanker, dan kemungkinan bayi lahir cacat.

Sumber Foto : KOMPAS.com / MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Pelajar SMK Muhamadiyah Kota Cirebon, terpaksa belajar menggunakan masker, lantaran sekolahnya terdampak debu batu bara yang lalu lalang di sekitar Pelabuhan Cirebon, Kamis siang, (17/9/2015). Para pelajar juga harus membersihkan kelas tiga hingga empat kali dalam sehari karena debu batu bara. Selain kotor, debu batu bara mengancam kesehatan ribuan pelajar, TK, SD, SMP, dan juga SMA yang berada di sekitar pesisir, Pelabuhan Cirebon.
Sumber Foto : KOMPAS.com / MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Pelajar SMK Muhamadiyah Kota Cirebon, terpaksa belajar menggunakan masker, lantaran sekolahnya terdampak debu batu bara yang lalu lalang di sekitar Pelabuhan Cirebon, Kamis siang, (17/9/2015). Para pelajar juga harus membersihkan kelas tiga hingga empat kali dalam sehari karena debu batu bara. Selain kotor, debu batu bara mengancam kesehatan ribuan pelajar, TK, SD, SMP, dan juga SMA yang berada di sekitar pesisir, Pelabuhan Cirebon.

Warga Cirebon yang mengatasnamakan diri Masyarakat Peduli Cirebon menggagas dibuatnya petisi Tolak Polusi Debu Batubara Cirebon di http://www.change.org . Masyarakat Peduli Cirebon mempetisi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN RI Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan.

Baru dibuat empat hari lalu, petisi ini sudah ditandatangani oleh 3.622 pendukung. Beberapa orang yang menandatangani petisi ini merasa terganggu dengan aktivitas bongkar muat batu bara tersebut.

Seperti Charlene Janicr menandatangani petisi tersebut karena ia bersekolah di tempat yang berdekatan dengan tempat bongkar muat batu bara yang sangat mengganggu saya dan teman teman saya. Selanjutnya SrPaulista Maria  dalam komentarnya pasca penandatanagan petisi ini ia mengungkapkan bahwa prioritaskan kesehatan masyarakat. Bagaimana mungkin negara dapat berkembang menjadi lebih baik kalau masyarakatnya sakit? kekayaan alam dianugerahkan Tuhan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat bukan untuk membinasakan sekecil apapun. Banyak juga masyarakat di luar Cirebon yang menandatangani petisi ini yang mengaku peduli terhadap pencemaran akibat bongkar muat kapal tongkang yang mengangkut batubara di Pelabuhan Kota Cirebon

Seperti Teguh lesmana yang mengungkapkan bahwa ia masih punya keluarga dan teman yg ada di cirebon meski saya sdg tdk di cirebon tapi saya orang cirebon dan pernah bersekolah disana jadi saya juga tahu mengenai hal ini tapi sampai skrg memang tdk ada turun tangan dari pemerintah dalam hal ini. Semoga petisi ini dapat mengubah keadaan tersebut.

Selanjutnya komentar Dinda Diandra Salsabila mengungkapkan Walaupun di daerah saya tidak terlalu terkena dampak negatif nya, tetapi saya bisa merasakan bagaimana penderitaan warga yang terkena dampak negatif dari Batu bara itu sendiri.

Walau anda bukan berasal dari Cirebon, tidak ada salahnya jika kita membantu warga Cirebon yang terkena dampak polusi bongkar muat batu bara dengan menandatangani petisi Tolak Polusi Debu Batubara Cirebon di http://www.change.org .

Mempetisi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI) dan 3 penerima lainnya
TOLAK POLUSI DEBU BATUBARA CIREBON

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s